BERITA LAINNYA
Selasa , 24 Agustus 2010
Taufik Kiemas Tolak Amandemen UUD 45

Senin, 16 Agustus 2010
Malaysia Tangkap Petugas RI

Senin, 16 Agustus 2010
Pernyataan Politik GMNI Sambut HUT RI ke 65

Kamis, 29 Juli 2010
Indonesia Terlalu Semangat Undang Investor Asing

Selasa, 3 Agustus 2010
Negara Tak Boleh Kalah dari Ormas Anarkis

Selasa, 3 Agustus 2010
Paskalis: Pemindahan Ibu Kota Demi Penyebaran Kesejahteraan

Rabu, 30 Januari 2006
KPK Harus Menindaklanjuti Temuan

Rabu, 30 Juni 2010
Negara Harus Bertanggung Jawab

senin, 21 Juni 2010
Orang Miskin Selalu Jadi Tumbal

Senin, 21 Juni 2010
Tak Perlu Semua Dikomentari Presiden


ARSIP BERITA
 
 
  KIRIM BERITA
Silahkan kirimkan Berita, Acara maupun aktivitsa yang berhubungn dengan GMNI keredaksi sehingga dapat kami muat untuk informasi kita semua
Berita dan Peristiwa
Kamis, 10 Desember 2009

SINAR INDONESIA BARU
GMNI Unjukrasa ke DPRDSU Usut Dana Rakyat Rp6,7 T di Bank Century
Medan (SIB)
Puluhan mahasiswa tergabung dalam GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) berunjukrasa ke gedung DPRD Sumut, Selasa(8/12) menuntut agar dana rakyat sebesar Rp6,7 triliun yang ditanam diBank Century agar diusut dan tegakkan supremasi hukum.
Mahasiswa melalui pernyataannya mengungkapkan, terpilihnya kembali SBYsudah cukup menjadi parameter masyarakat untuk menilai kinerja SBYdimulai dari gagalnya program 100 Hari.
Pertama, soal TKI, seni dan budaya yang diklaim negara tetangga, TDL,BBM, anggaran pendidikan, wahana gate, Bank Bali, makelar khusus,persoalan cicak-buaya banyak menyita perhatian masyarakat hingga danamasyarakat Rp6,7 triliun yang tertanam di Bank Century (Bank Mutiara)dimiliki Robert Tantular.
Diungkapkan, Bank Century merupakan bank kecil tapi memiliki dana luarbiasa besarnya, akibat lemahnya pengawasan BI, sehingga ada dugaan danaBank Century yang disinyalir mengalir ke parpol lewat rapat KSSK(Komite Stabilitas Sistem Keuangan) pada 21 Nopember 2008 memutuskanmenyelamatkan Bank Century diserahkan kepada LPS (Lembaga PenjaminSimpanan).
Namun, ungkap mereka, tidak menemukan jalan terang hingga BPKmenyerahkan hasil audit kasus Bank Century ke DPR dalam pembentukan hakangket, tapi tetap kita tidak belajar dari sejarah krisis ekonomi tahun1997.
Disebutkan, kejenuhan masyarakat melihat kondisi yang tidak berubahdengan sikap pesimis terhadap pemerintah akan perubahan yang lebihbaik, karena bila hak angket berjalan dan permasalahan dapat teruraihingga ke akarnya dapat dipastikan pelaku dapat ditindak dengan hukumyang berlaku.
Karena, katanya lagi, rakyat telah memilih SBY pada Pemilu 2009, biarrakyat kembali menurunkannya lewat pengadilan rakyat. Untuk itu GMNImenuntut tuntaskan segera kasus Bank Century dan tegakkan supremasihukum. Menolak privatisasi BUMN, praktek neo liberal, komersialisasipendidikan dan nasionalisasi asset-asset nasional. Usai menyampaikanaspirasi, massa mahasiswa meninggalkan gedung dewan dengan tertib.
 


Terima Kasih
Anda Adalah Pengunjung Ke 26443